Tampilkan postingan dengan label celengan babi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label celengan babi. Tampilkan semua postingan

Rabu, Oktober 23, 2013

Gemas

Piye kabare?

Ehem. Ada beberapa bagian hidup yang rasanya sulit untuk kita terima dengan baik. Bukan karena kita tak mengerti jika bagian itu harusnya kita jalani saja dan bagian itu akan berlalu karena tertelan masa. Tapi bisa kah mengerti apa makna dibalik menjalani? Penuh teka-teki di balik kata 'menjalani', yaitu bagaimana bisa setiap orang mampu berjuang menerima, dan membuat segalanya menjadi lebih baik.

Semudah apa orang dapat menerima apa-apa yang Tuhan berikan pada mereka? Kita boleh saja menganggap apa yang orang lain alami tidak ada apa-apanya dibanding dengan apa yang sedang kita terima. Namun, dibalik itu semua, setiap manusia memiliki kondisi mental, dan pengalaman yang berbeda mengenai hidup. Bisa jadi masalah itu terkesan ringan (untuk kita), tapi kita tak pernah tau apa yang sesungguhnya mereka rasakan, juga kita tak pernah tahu bagaimana mereka berjuang untuk menyelesaikan segalanya dengan pengalaman yang mereka miliki.

Ten, ngomongin hidup lagi?

Haha.. Saya terlalu naif memandangi masalah-masalah yang mampir silih berganti di hidup saya. Muak? Ah, masalah saya bukan apa-apa dibanding dengan monyet-monyet yang harus bekerja dan disiksa, dan sukurnya, kini mereka resign dari pekerjaannya karena Jowoki harus "membersihkan" mereka dari jalanan ibu kota.

Lalu, mengapa bicara tentang masalah lagi?

Hmm.. Saya mau membuka diri lebih lebar lagi, bahwa hidup ini terlalu singkat untuk mencerca apa-apa cobaan yang Tuhan berikan pada kita. Semisal motor yang mogok ketika kita harus segera mungkin tiba di suatu tempat. Memaki? Ya, memaki mesin yang berhenti menderu, padahal selalu ada campur tangan yang lain di balik itu semua.

Bukan sekedar masalah itu, tetapi juga tentang bagaimana mulai membuka mata dengan lebar bahwa kita tak lebih dari manusia biasa. Kita lahir tanpa agama, bahkan tanpa ingat pada siapa dulu kita pernah berjanji tak akan selalu beriman. Hidup buka sekedar menerima, tapi juga menuntut apa yang mau kita dapat. Dalam ilmu agama kita harus menerima, tapi lupakah kita bahwa agama menyuruh kita berusaha? Dalam banyak perkara, kita lupa menerima, lupa berusaha, padahal itu yang harus kita perbuat.

Sudah, Ten.. Sudah!

Belum! Masih juga gemas bagaimana saya harus bisa memahami hal-hal di balik sesuatu. Kenapa orang mengemis, kenapa orang jadi banci, kenapa orang dipecat, kenapa orang bisa diselingkuhi, kenapa orang tuanya bercerai, kenapa anak itu putus sekolah dan lainnya. Emosi paling sederhana ialah rasa simpati pada mereka. Tapi jika kita paham bagaimana memaknai segalanya, kita akan lebih baik menilai, lebih tepat memilih  "bagaimana mengasihani" mereka.

Omonganmu makin kacau, Ten..

Ya, saya memang terlalu kacau dengan mencoba bijak dengan prahara-prahara yang sedang saya alami. Silakan menilai saya adalah drama queen, layaknya selebritis hilang popularitas yang cari sensasi dengan poto telanjang. Semacam itu memang. Naif.


Kamis, Agustus 26, 2010

MAD

Hari ini, saya berkali-kali harus berdamai dengan marah. Ingin sekali rasanya mematahkan banyak batang leher orang. Tapi apa daya tanganku "buntung", marah ini saya simpan sampai geraham saja, biar dia bermeletuk hebat, mungkin dia yang akan segera patah.

Kata Rasul, orang yang bisa menahan marah adalah orang yang kuat. Tapi saya bukan orang kuat. Saya hanya terlalu bodoh untuk melampiaskannya. Saya tak tau bagaimana marah, saya kembali diam dan berdamai dengan marah.

Kalau kata ibu, apa guna marah? marah tidak menyelesaikan apa-apa. Terkadang saya setuju, tapi saya sering tak setuju. Marah, itu melampiaskan kesal, tapi menurut ibuku, marah itu lebih baik diam.

Kenapa saya marah? kenapa orang marah? Kata ayah saya, jangan pernah hiraukan semua hal di luar jangkauan. Mungkin ada banyak hal diluar jangkauan yang tidak bisa saya atau orang lain lakukan, makanya saya dan mereka marah. Saya mengerti, tapi saya tak mau peduli hal itu!

Mereka selalu marah, kenapa saya tidak boleh? Haruskah saya menjadi pihak yang selalu sabar? Mungkin hanya saya yang tidak boleh mengeluh ini dan itu, dan mereka boleh! Lalu saya yang harus diam. Lalu saya yang harus selalu sabar. Saya selalu sanggup diam, tapi saya tak pernah sanggup menahan. Apa harus saya menjadi seorang pendendam? Saya minta maaf..

Kamis, Juli 29, 2010

dua orang keranjingan, saya kena imbas!

dua orang itu adik saya dan adik saya! huftt.. ya dua tuyul itu. dua tuyul lanang. yang satu setengah mateng, yang satu masih mentah (baca: remaja dan balita). ya Allah, entah bagaimana saya menceritakannya..

sejak si mas dateng, dia bawa virus. virus yang menyerang orang-orang, mungkin termasuk cowo-cowo dewasa tanggung. entah saya harus menyangsikan selera mereka atau apa. tapi ini sungguh nyata. KAMENRIDER, MASKED RIDER, apalah itu semua, sayapun tak mengerti, dan tak mau mengerti.

si mas bawa flasdisk, hasil tranfer data film-film produk jepang itu. saya interogasi, ternyata sepupu saya sendiri yang memberi (sepupu itu seumur saya) lalu ditontonnya sampai larut malam. lalu si adik, mulai menunjukkan kegilaannya dengan film-film itu. awalnya dipertontonkan, selanjutnya ia yang meminta distel sampai akhirnya dia nyetel sendiri. terkejut bukan main saat ia buka mata yang pertama disebut adalah 'kamenrider'. ya Allah..

selanjutnya saya tak mau tau. saya maklum, mungkin semua anak laki-laki suka itu, bahkan litha turut join bersama tuyul-tuyul itu. hasilnya 3 tuyul melotot depan laptop yang ukurannya ga seberapa. tinggal nunggu mata mereka sebentar lagi jebol.

efek-efek kamenrider sepertinya mulai terasa. rumah tak pernah rapih (sejak dulupun tidak), semua jenis pedang dan pistol mainan keluar dari persemayaman. si mas, tak mau kalah memainkannya. heboh.. karna si adik berapa kali kena sabetan. ckkckk =.=a

ikat pinggang bolak-balik ilang. punya si bokap, nanti punya saya, nanti punya litha. semua dipake buat nyantolin senjata. abiiisss..

flasdisk berantakan. menurut cerita, alat yang pake si tokoh dalem film buat berubah jadi kamenrider mirip flasdisk. walhasil, modem dan semua jenis flasdisk yang lagi asik nyolok di laptop, langsung aja ditarik. itu mending, kalo udah modem (dan statusnya connect) yang ditarik rasanya semua darah pindah ke ubun-ubun.

bukan itu aja sodara-sodara. sebel rasanya, kalo lagi butuh banget sama internet, dan ternyata koneksi internetnya selambat keong. hhhaa.. ingin menangis rasanya! bukan karena saya abih hura-hura download film sampe kouta nya habis, tapi karena si mas abis ongkang-ongkang kaki ngedownload film kamenrider sampe puas. beuuuhhh..

buat semua balita, remaja, ataupun dewasa tanggung yang masih juga keranjingan sama kamenrider ini, harap mempertimbangkan efek lain. mungkin efek itu merugikan orang lain, mungkin saya. nyahahahaha *disambit celurit*

bahkan saat balita, saya sudah dikenalkan dengan "satria baja hitam" tapi untungnya ngga berlanjut sampai sekarang XDD
Kalau tak mampu berdiri, mengakulah tak mampu. Jangan berdiri pura-pura mampu, karna kakimu sendiri yang akan menjatuhkanmu.

Seperti saat kau melindungi dirimu dari percikan air, padahal kau sudah kuyup. Seperti bicaramu yang terlalu sengaja kau jaga, padahal kau sudah jauh tenggelam dalam kebohonganmu.

Juga untuk ketakutanmu yang sengaja kau tutupi. Kesalahan orang lain kau umbar untuk menutupi ulah konyolmu. Lalu apa bedanya kau dengan PENGECUT?

Sombong dengan berdiri diatas batu besar, padahal batumu kosong.. Bangga dengan ucapmu yang menggema-gema, padahal omongmu bohong.

Ingin tertawa. ya.. menertawakanmu!!

Jumat, Juni 25, 2010

kehilangan dan belajar ikhlas

Kehilangan sesuatu dan belajar ikhlas itu amat besar kaitannya.

Saya bersalah. sudah 2 handphone pemberian orang tua saya hilangkan! ahh.. hari ini kenapa begitu malang nasib saya. Hape raib dan satu mata kuliah "diberitakan" BL, alias belom lengkap!! aih.. hari ini kenapa panas sekali :'(

Masih segar dalam ingatan, pagi-pagi neng Agi ngirim sms "nten.. S*P kamu BL say!". Hati rasanya kebat-kebit ga karuan. Apa ni pagi-pagi udah ada masalah, masalah kuliah lagi, rasanya dengkul lemes kalo masalahnya itu masalah kuliah. Berasa pengen mati ketiban duren!

Neng Agi menyarankan untuk nelpon dosen. Dosennya bilang ada nilai yang belum masuk, padahal bisa saya pastikan saya udah nyetorin nilai saya ke KM, tapi mungkin ada kesalahan teknis. Saya pasrah dengan berurai air mata.

Masih di pagi yang sama dan waktu yang sama. Di meja biasa saya simpan charger hape, tiba-tiba kosong, ga ada bekasnya! Sembari marah-marah cari charger hape, sembari ngutuk-ngutuk nilai BL kayanya muka saya penuh dengan kerutan dan sangat jelek.

Sore harinya (jreng..jreng..jreng) apes belom abis, hape lowbat dicopet juga! Sengaja ditelponin hape saya itu, sama pelaku ga diangkat, eh.. malah ngirim sms belagak pilon nemuin tu hape dijalan. Saya minta balikin tuh hape, eh.. seenak bujelnya dia bilang "ah.. teu ah, sieun maneh bawa-bawa polisi"! Woy, ngaku nemu kenapa takut polisi? dasar copet amtir! *ngepet lu ah!!

Kayanya total -berapa kali saya mewek hari ini- ga bisa diitung jari. Saya terlalu sedih sama nasib saya hari ini. Semua orang bilang sabar. Tapi manusiawi lah saya belum bisa sabar + ikhlas, ilmu ikhlas saya masi cetek, secetek got!

Saya tinggal nunggu kapan rejeki itu datang. Rejeki hape yang lebih bagus. Padahal saya sengaja ga mau ganti hape karna saya punya niat buat minta barang yang lain. 'barang lain' itu ternyata masih bukan rejeki saya lagi.

Mau minta maaf buat Orang tua saya yang begitu ikhlas dengan kepergian hape. Mungkin mereka sedang mempertimbangkan hape baru untuk saya :D atau kapok dan tak akan pernah membelikan saya hape bagus lagi. oh..

Hmm.. saya masih bisa merasakan dinginnya keypad saat saya sentuh! huh.. saya coba lagi untuk IKHLAS.

sedikit cerita di rumah sakit

keluar dari rumah sakit bagai menghirup udara bebas. istilah "menghirup udara bebas" emang terlalu lebay, tapi emang itulah yang bener-bener saya rasain sekarang. saya bersyukur ga harus berlama-lama di rumah sakit (walaupun hitungan 6 hari sudah termasuk lama), tapi setidaknya prediksi dokter saya harus 10 hari disana alias rumah sakit meleset. ayeyy!

selama di rumah sakit, rasanya air mata saya tak mau mengering. bukan karena sakit, lalu karena apa? nasib? ah.. begitu naif dan cengengnya saya! saya hanya berpikir kenapa Allah memilih saya untuk cobaan ini, padahal sayapun sedang melalui badai? apa karna saya begitu lemah, rapuh, dan cengeng sehingga inilah cara-Nya untuk membuat saya menjadi tangguh? saya ragu untuk melewatinya. saya bukan tak yakin untuk sembuh, tapi saya tak yakin bisa melewati ujian-Nya dengan baik. saya takut maksud Allah pada saya tak tepat sasaran. saya tau, ketakutan saya berelebihan.

hari-hari di rumah sakit akhirnya saya lalui juga. saya begitu merasa berdosa. saya banyak mengeluh, begitu tak sabar, dan begitu cengeng. saya malu! saya malu bukan pada suster atau pengurus rumah sakit yang lain karena terus-terusan menangis.tapi saya sangat malu pada Allah, saya malu pada saudara-saudara di daerah konflik yang lebih menderita dan lebih sakit dari saya. sakit saya belum ada apa-apanya dibanding peluru yang menembus kulit mereka. ah.. saya begitu merasa berdosa!

banyak orang mengibaratkan hidup itu sepeti perjalanan, dan saya setuju itu. anggaplah saya seorang musafir, saya juga akan lelah dan kehabisan stamina. kalau sudah begitu berarti saya harus beristirahat dan merebahkan badan. mungkin itu maksud Allah untuk saya. saya tak cukup istirahat dan lelah saya terakumulasi demikian banyak, akhirnya saya harus istirahat panjang. saya tersentil tapi tak sakit. saya malah tersenyum kecil, akhirnya saya bisa menghibur diri saya.



enam hari penuh renungan berharga. saya merasa dihargai dan dicintai Allah. Allah menghargai perjuangan saya (saya pikir begitu), Allah juga mengirim orang-orang baik untuk saya. Allah menolong saya, tak mungkin segenggampun Dia melepas saya, bahkan sebotol aqua yang barusan saya minum tak luput dari jangkauanNya. saya diangkat setinggi-tingginya untuk banyak belajar, belajar menghargai. ingat MENGHARGAI! bukan sekedar menghargai hidup sehat, tapi juga menghargai sakit. karna menurut saya, sakit itu juga punya banyak arti, bisa ujian yang berarti dosa-dosa kita lagi diangkat atau sakit itu azab (semoga sakit saya bukan yang ini) :D

manusia hidup dengan tubuh milik Allah, saya pikir Allah berhak dengan semua milik-Nya itu. jadi 'terserah' Allah akan diapakan tubuh ini. apakah manusia ikhlas dengan segala cobaan-Nya? cukupkah selama ini kita manusia menjaga titipan-Nya? lagi-lagi saya malu dengan pertanyaan saya sendiri.


#kupersembahkan untuk orang-orang BAIK kiriman Allah untuk saya, kedua orang tua saya, talita, afif dan ahmad yang kerepotan selama lebih dari seminggu ini. serta untuk orang-orang BAIK yang menyempatkan diri untuk menengok dan mendoakan saya. TERIMAKASIH banyak!

Minggu, Desember 20, 2009

beberapa alesan (penting-ga penting) untuk begadang

Lirik-lirik jam di laptop cakep saya.. blah, bleh, blohh.. jam 3 pagi gitu loh!! hihi.. padahal jam 8 nanti saya harus menghadiri seminar Psikologi Industri dan Organisasi yang diadain sama anak kelas sebelah. huaaahh.. lumayan ngatuk sih, tapi tanggunglah bentar lagi sholat shubuh!

Perut keroncongan ga karuan, kruyuk-kruyuk! hmm.. paling kasian sama perut kalo diajak begadang gini! ga kuat bo, maksudnya ga kuat nahan laper..!

Minggu ini saya dikejar-kejar deadline siyalan! 3 reports harus beres dalam satu waktu! tanggal 23 desember jadi hari keramat!! ya Allah, kadang saya menyesal jadi mahasiswa kalo lagi terdesak tugas-tugas yang harus dikumpulkan, padahal waktu yang kita punya ga banyak! bukan.. saya bukan ga punya waktu, tapi ga kepikiran untuk menyisihkan sedikit waktu untuk nyelesain tugas-tugas yang udah numpuk segunung itu! huwekkss..

Ini dia.. kenapa saya bisa berlama-lama di depan kompi sampe mata merah demi ngedit-ngedit foto ga jelas, nulis-nulis ga karuan, sampe ceting sama bule-bule.. hebat!! mana ada mahasiswa sesantai gw??

giliran nyicil tugas? baru dibuka lembar record obsevasi, mata saya langsung digelayutin setan! hhaa.. apa emang saya ditakdirin untuk selalu sks (sistem kebut semalem)? hado-hadoo.

Besok tibalah saatnya kembali, si TENTHREE, membabat abis tugas-tugasnya sampe PAGI..

Rabu, November 04, 2009

curhat

Kinerja menurun euy! Mata kuliah Psikologi Industri sukses membuat saya mual durja! Tugas setiap minggunya bikin saya pengen jedotin kepala di tembok. Hari-hari menuju deadline bikin saya suntuk dan ga bisa tidur. Walhasil, begadang tiap malem kamis. merdeka!! Kalo kata neng Agi mah, "santai aja kawan, anggap aja kita lagi lucu-lucuan!! Lagian jarang kan kita kuliah nyiksa kaya begini??" Oke bep, I love ur style..

*malam hari besama tugas bertema Evaluasi dan Pengembangan Karyawan*

Minggu, September 13, 2009

suka film

saya suka film, sukaaa.. banget! walaupun saya ga apal semua aktor dan aktris nya, yang penting filmnya bisa ditonton, ceritanya bagus, dan berkesan sampe selesai nonoton! itu baru film yang bagus..!! tapi kendala anak sekolahan ya kaya saya gini, selalu nunggu waktu yang tepat buat beli dvd2 bagus, misalnya pas punya duit, pas filmnya udah punya gambar yang bagus. hoho.. maklum saya pencinta dvd bajakan. murah meriahhh!!!
bicara tentang dvd bajakan, saya coba2 menganalisis kenapa banyak orang memilih dvd bajakan, bukan dvd original! itu karena kualitas suara dan gambar dvd bajakan hampir sama kaya dvd original, dan bisa kita dapat dengan harga miring bahkan kelewat miring! terakhir nengok distara harga dvd mencapai Rp.199.000, blehh!! sedangkan harga dvd bajakan cuma Rp.6000 bisa ditawar!! beli banyak dapet bonuss X))
masalah dapat dvd yang jelek *gambarnya kualitas buruk, dapet ngerekam dari bioskop :P* itu sih untung2an. kalo saya sih udah punya toko dvd bajakan langgana. jadi... bisa tanya2 dulu mana dvd yangu dah bagus gambarnya. coba cari di kokem, ato di DU, di daerah simpang juga ada. SELAMAT BERBURU DVD BAJAKAN! haha...

Jumat, September 11, 2009

terisolasi

seminggu terkurung di rumah, ga boleh kena angin, ga boleh kemana2.. yuhuuu, seminggu saya terserang penyakit campak. hmm.. virus yang biasanya menyerang anak bayi, dan kali ini menyerang saya. kronologinya begini..

kamis, 3 september.. saya pulang acara buka bareng Rohis, sekitar jam 8 malem baru nyampe rumah, saya ngerasain ada hal aneh yang terjadi sama kepala saya, ada 2 benjolan kecil di kepala bagian belakang saya, sakiit.. saya langsung lapor sama ibu saya, kata ibu saya sih, di bagian itu emang banyak banget kelenjar getah bening yang bakal bengkak kalo kita lagi terinfeksi virus, dan ibu saya yakin itu bengkak cuma karena flu. Besoknya, saya ngelakuin aktivitas seperti biasa, paginya kuliah, siangnya maen bareng temen-temen SMA. Biasanya saya paling betah kalo udah nongkrong2 bareng mereka, tapi nteh kenapa badan saya minta istirahat. Akhirnya saya pamit pulang dan mereka kecewa :P

Sampe di rumah, saya langsung demam, ga ada yang saya rasain, selain pengen tidur panjang. Malem itu saya masih sempet ngerjain PR (berhubung saya emang anak rajin :P), dan pas sahur tiba, ibu saya dari awal udah nyaranin untuk ga usah puasa, tapi saya paksain aja puasa, saya ga ngerasain apa2, pusing pun ngga.. saya cuma ngerasa cape banget hari itu,berarti masih bisa lah kalo puasa doank mah. Paginya, saya masih berkutat pada PR saya itu, tapi saya ngeliat ada yang aneh sama tangan saya, ko banyak bercak2 merah? tapi ga gatel. Serem sama bayangan yang ngga2, akhirnya saya lapor sama orang tua saya, dan saya langsung digirng ke klinik 24 jam. Disana bu dokternya udah curiga kalo saya kena campak, tapi beliau mengobservasi panas saya juga, takut2 saya kena demam berdarah. ya Allah..

Demam masih menyerang saya keesokan harinya, obat penurun panas dari dokter kemaren ga manjur sama sekali, dan akhirnya saya benar2 dilarikan ke Unit Gawat Darurat RS Borromeus. Saya ga banyak merhatiin sekitar saya, saat itu banyak yang saya takutin. Dan akhirnya bu dokter bilang saya perlu periksa darah. Hasilnya, saya bener2 kena campak, leukosit yang sangat rendah dan saya ga tau lagi apa yang bu dokter dan ayah saya bicarakan. PUSING!

Ini adalah mala yang paling menyiksa, dari sejarahnya ibu saya ngerwat 2 anaknya yang pernha sakit campak, cuma saya yang ngerasain perih di sekujur badan, biasanya orang campak cuma ngersain gatel2 doank. Tangis saya pecah, dan memang selama seminggu saya sakit, tangis saya sering pecah karena ga sabar nahan sakit yang bertubi2. Ga cuma perih sebadan2, tenggorokan saya sakit luar biasa bahkan sesekali ngeluarin darah, sendi2 saya juga sakit ga tertahan. Saya mencoba untuk ga banyak mengeluh, tapi saya ga bisa..

Di saat seperti ini lah, saya merasa betapa lemahnya saya. Ga banyak yang bisa saya lakukan, malah tiap waktu makan tiba seperti tiba masa penyiksaan buat saya. Tangis saya pecah lagi. Saya sesekali ngeliat tangis ibu saya juga pecah saat itu. Saya pengen bilang kalo saya ga kenap2, tapi saya ga bisa. Seminggu terisolasi bikin saya begitu kuat bersyukur selama ini Allah lebih banyak memberi saya sehat ketimbang sakit.

Sabtu, Juni 13, 2009

Saat2 paling bikin saya kerasan di rumah

  1. Semua anggota keluarga ngumpul, makan2 di ruang tv sambil becanda2
  2. Bokap-nyokap yang suka ledek2an siapa yang paling keliatan lebih tua diantara mereka, dihitung dengan semakin pikun dan jumlah uban. *yang ini beneran kocak*
  3. Berembuk untuk liburan panjang.
  4. Rame2 ngeledekin si Ahmad cebol.
  5. Ngomongin bisnis sama si bokap.
  6. Berjemur sambil ngomongin hal2 gag penting sama si Litha.
  7. Ngeledekin nyokap yang selalu bilang dirinya cantik.
  8. Mengagumi keindahan rumah bersama keluarga, karna emang rumah kami begitu seksi.
  9. Main bulu tangkis sm bokap sampe tangan mau patah.
  10. Makan masakan nyokap pas wiken bikin perut gag pernah kenyang.
  11. Dengerin nyokap ceramah subuh kalo anak2nya susah dibangunin.
  12. Ngeliat nyokap yang muji2 acara tv padahal beliau selalu ketiduran pas lagi nonton.
  13. Marahin afif yang gag pernah konsen sama setiap pekerjaan.
  14. Merhatiin ahmad belajar nulis abjad

Terlalu banyak yang bikin saya enggan beranjak dari rumah, dan hal2 macam ini jarang ditemui karna kesibukan masing2. Walaupun saya ada di rumah tapi saya sangat akan sangat merindukan rumah.

Minggu, April 05, 2009

Saya ditempatkan di ROHIS

Heran deh lu, orang model kaya saya masuk ROHIS. Bangga?? yaiyalah . . secara dikasih kepercayaan buat 'berkarya' di ROHIS. Waktu itu emAng niatnya pengen masuk Dept. Nalar, tapi ternyata saya lebih beruntung di ROHIS. Masalahnya beban juga uy! Ledekan dari sekitar itu lho yang bikin kuping merah. Emang ada apa sama ROHIS?? Bagus ko, sapa tw lewat sini saya bisa jadi lebih baik gitu? Who's know?

Ceritanya kemaren saya sama temen2 sesama pemagang dan staf di BEM KEMA ada acara upgrading gitu, ya semacem motivation traning gitu lah, sama pengenalan tentang organisasi. Saya duduk di kursi ke2 dari belakang bersama neng Anggi. Seperti biasa, saya dan temen saya itu pasti ngerumpi bebas membuat skandal keributan.

Owalah, saat itu juga saya ngejatuhin barang, dan bagusnya latah saya bunyinya 'Allahuakbar'! *haha* untung bukan latah jorok, soalnya volume suara saya kenceng banget saat itu. Dan sontak semua nengok ke arah saya. Haduh, skandal keributan lagi nih!! You know guys?? Segelintir orang situ mengatakan "haduu, tw deh yang anak ROHIS, latahnya ajah kalimat terpuji"

Wedew . . biasa ajah kali mba . . saya islam gitu lho! Ya wajar saya latahnya pake nama Allah, so what ahh . . Sebel!!

Setelah Nonton Film berdurasi 90 menit

Terharu juga abis nonton ni film. Judulnya 'The Boy and The Stripes Pajamas'. Cerita tentang anak laki2 (si Bruno) yang berteman dengan anak Yahudi (si Shmule) yang menjadi tahanan Jerman saat Hitler berkuasa. Persahabatan mereka dibatasi oleh kawat berduri yang jadi pembatas tempat tinggal Shmule. Suatu hari Bruno harus pindah dari Berlin, tapi Bruno punya janji buat menemukan Papanya Shmule, dan Bruno menyamar jadi tahanan. Gga twnya hari itu pondokan tempat tinggal Shmule dapat giliran untuk dibakar masal. Apa yang terjadi?? Sedih bangetlah filmnya . . Nonton yah? yah? XD

Jumat, Januari 30, 2009

perjanjian antara saya dan ibu

Well, lagi-lagi libur. Udah tau gga suka libur, malah libur mulu. Taukah anda libur itu berdampak buruk pada masalah kemalasan yang terakumulasi sejak libur dimulai. See, udah saya bilang di post2 sebelumnya, tiap libur saya jarang mandi. Hari pertama libur tiba2 males mandi, alesannya saya gga bakal kemana2 dan mandi itu gga begitu penting, dan males itu terakumulasi berhari- hari hingga alesan buat gga mandi jadi beragam. "Aduh bo .. dingin kali" atau "Tadi aku udah sikat gigi, mandinya nanti aja kenapa sii ?" dst . .

Terakumulasinya kemalesan saya yang mengakibatkan saya hanya mandi sekali dalam 3 hari, maka gga salah juga kalu kemaharan ibu saya juga ikut terakumulasi. Puncaknya pas kemaren saya disuruh mandi pagi dan sampae siang saya tetep belum mandi. Tiba2 ibu saya dapet telepon dari temen lama nya yang katanya anaknya yang dari surabaya mau maen ke rumah. Bak ibu Nobita lagi marah *berapi2 & bertanduk*, ibu saya gga ada puas2nya ngomelin saya. "Malu tau punya anak males mandi..!!" Dan sebagai terdakwa, saya merasa bersalah pula dan tergugah hati saya buat cepet2 ambil handuk dan pergi ke kamar mandi.

"tuh kan kalu abis mandi cakepan dikit" , selesai mandi gga selesai2 saya dapet pujian bertubi2 kaya orang abis di make over. Karna tiap saya mandi itu anugerah . .hahaa . .

Dan perjanjian itu terucap "Perjanjian, tiap libur harus tetap mandi walau sekali" dan saya meng-iya-kan, alesannya takut kualat, abis si ibu nyumpahin budukan, kan serem . .!

Oke.oke. aku rajin mandi . . tp jangan salahkan saya juga kalu saya jarang mandi, soalnya kata uwa wati, kalu gga males mandi bukan sodara, karna semua sodara2 gw juga pada males mandi . .!! Owalahhh..

Jumat, Januari 02, 2009

dan UAS pun tiba

UAS pun tiba, hati riang tiada tara . .haha . . Perasaan baru kemaren deh saya masuk kuliah, gga berasa banget, ujug2 udah UAS lagi. Perasaan pelajarannya juga masi dikit *dikelitikinsekelas*, yagh, pokona mah gga berasa udah ujian ajah. Siap2 aja keram otak, baru selesai liburan langsung disuruh jungkir balik ngerjain soal2 yang belom kebayang gimana bentuk dan rupanya. *halah*

Pengalaman UTS masa lalu mah amat sangat lah suram dan durja. Hampir smua matkul kerja sama, dasar contoh mahasiswa odong!! Udah usaha tapi tetep ajah. Usaha bikin contekan mah nerhasil, tapi nilainya mah podo wae. Hhahaa, malu deh gw!!

Teman2, doakan saya lah, saya mah sudah usaha juga, tinggal bantuan teman2 sekalian. Buat Anggi, Novi, juga Alisa, satukan kekuatan kita ya.. "Bersatu Kita Bisa" hahaaaaa. :))

liburan, taun baru 2009 dan lupakan lahh..

Sekian lama gga nyampah di blog tercintah, nyahaha.. akibat sibuk sama pekerjaan numpuk di rumah, huhuu. Sibuk sama tugas satu matkul terkutuk itu, juga ngabisin waktu buat ngebabu bantuin ibu di rumah. Kasian juga si teh ani udh hamil 5 bulan tp gga cuti2. Jadi sebagai anak yang berbakti pada orang tua, berbudi pekerti luhur dan tidak sombong, saya ikut ambil alih sama kerjaan2 rumah tentunya. Cuci piring, nyapu2, mandiin si tuyul, bebersih, yah pokonya udah kaya pembokat lah. GOKIL, rajin banget kan gw ? ?

Terhitung dari tanggal 23 desember saya libur, cuma 3 kali saya keluar rumah, itu juga cuma nganterin ibu ke pasar, sama nganterin sodara2 makan serabi di enhai. Selebihnya, ngebangke di rumah tanpa hiburan
*usaha buat mengembalikan warna kulit :D*. Kompi yang jadi andelan hiburan, terpaksa antre gara2 tuyul2 juga pada mau pake, sebagai si tua, terpaksa ngalah. sok jadi pahlawan, padahla mah sakittt. *lebayy* Walhasil, selama libur saya gg online kecuali di hape, sebatas browsing2, sama ceting2 geje. Payah banget dahh.

Malem taun baru ? ? Standar. Saya ngabisin waktu di rumah, sambil bakar jagung, bakar ikan, ya pokonya mah bakar2anlah. Beda sama anak seumur saya pada umumnya yang banyak ngabisin malem taun baru di jalan. Abis itu nongkrong di balkon sambil ngeliatin kembang api. Bandung lebih gemerlap dari biasanya, cuma itu kesimpulan saya. Kilau kembang api gga cuma bikin silau mata, bau merconnya juga bikin sesak dada. Malem taun baru seperti biasa, tapi taun ini, langitnya lebih cerah. Malem itu saya gga sendiri, di balkon itu saya ditemani ibu, mba iya sepupu saya, juga nenek tercintaaahh.

Banyak banget sms masuk ke inbox, sekedar ngucapin "HAPPY NEW YEAR", buat saya sih gga penting juga, yang penting penghayatannya, gimana merubah hidup menjadi lebih baik dari sebelumnya. Ok, emang kata2 saya barusan udah sangat bikin eneg para pembaca sekalian, tapi itu esensi dari hidup lho. Kalo kata Imam Syafi'i mah, air yang diam itu merusak diri, yang tergenang akan buruk, dan mengalir pasti akan baik. Perumpamaan yang bagus. *sok bijak*

Jam 2 pagi saya coba ngereview apa aja yang udah saya lakuin di tahun 2008 *sok iyey bgt*, tapi ini pertama kali saya lakuin selama hidup saya, taun2 sebelumnya mana pernah saya punya acara ngereview. Puas makan2 saya langsung ngorok puas samape pagi. Kali ini saya mau bikin perubahan buat hidup saya, kata orang mah byar hidup sedikit berarti, jiahh..

Tahun 2008, hidup saya terbilang banyak masalah, mulai masalah sekolah, percintaan *halah*, keuangan *kabanyakan kere di taun ini*, sampe masalah2 yang muncul dari diri saya sendiri. Taun ini saya lulus SMA, tapi nilai saya jongkok smua, cuma pas buat lulus doank. MENGECEWAKAN lah. Kecewa sama hasil belajar yang payah, saya juga harus kecewa sama sesorang dan putus cinta di taun ini. *jiah*. Masalah terburuk adalah masalah keuangan. hhehee. Kere mulu, cing. Jarang punya duit, sekali punya duit buat foya2, pas duitnya abis terpaksa bengong. Jarang banget nabung, gga pernah malah. hheheee. *anakamacemapagw ini*

Hidup di taun 2008 gga melulu susah kali hidup gw, kadang2 gw suka jadi manusia paling beruntung di dunia. Buktinya, anak odong satu ini bisa tembus PTN, gga tau lah si penilai menilai saya dari apa, mungkin kasian atau apa lah, yang pasti saya juga gga percaya orang kaya saya bisa ikut masuk di PTN tersebut. Padahal pas tes saya sempet tidur setengah jam, gara2 semalem begadang ampe subuh. Ngantuk baget dah. Saya manusia beruntung saat itu :D

Rencana taun 2009 ? ? ntah lah. Yang penting mah nilai bagus, gga banyak bikin kecewa orang2. Masalah cinta mah gga usah dulu lah. Ntar kecewa lagi, ntar sakit hati lagi. Kata nenek jg belom boleh anak belasan taun pacar2an, gga pantes katanya. Nurut ajah lah, kalo ada juga gga kemana.

2008 ? ? Ahh, udaha lahhh.. 2009 ? ? Nahhh..

Kamis, Desember 04, 2008

bad

Menggila!
Udah beberapa minggu ini kelas geger akibat ada bau tak sedap. Entah dari mana baunya, brur.*tutup mata, pura2 gga tau* hahaa. Yang paling heboh adalah sekitar anak2 barisan belakang, karena ya sumber si bau tak sedap emang dari belakang. Beuh. Jujur ni ya, saya belum bener2 nyium bau 'itu' dengan jelas, ya sekilas2 bau kaos kaki lah *nahan ketawa*, tapi gga mau heboh juga kaya yang lain, kasian kalo ada yang ngerasa *lirik-lirik*

Lagi pengen ngakak liat Ananda Mikola ditangkep!! Huhuu, puas siah!!

Lagi-Lagi (saya anak pemaksa)

Gilingan deh ahh. Si ibu tuh gga bisa banget diajak kompromi, si papapnya juga mau ngebeliin kok. Aduh, sodara2. Tetep deh, byar orang2 bilang umur udah tua, sifat pemaksa mah gga bisa diubah, alias udah jd adat! Pengen apa2 harus diturutin, kata mereka mah, "gordat!lu pikir beli gituan kaya pengen beli kerupuk, tinggal nyebrang ke warung?" Hwaa, jahat!!

*malem2 gondok gara2 beli hape dipending sampe semesteran selesai*

Selasa, Desember 02, 2008

tugas agama + tugas lainnya = ngedumel hebat

Tugas agama tuh bikin ribet, cari buku, baca buku, di laporin pula, belum lagi ada acara semacem sidang2an gitu. Beuhh. Tiap minggu biasanya si dosen suka bikin surprise buat para mahasisiwanya. Kadang disuruh presentasi sendirian, kadang tes tulis, dan gga nutup ada tes lisan gitu. Hufft, bikin jantung mompa darah lebih cepet dari biasanya.

Tugas lainnya? Oh well, see..saya punya kerjaan yang sama penting dengan kuliah, nimba ilmu juga *amin*, tapi dicoba supaya berpenghasilan *amin*.Dan ini yang bikin malem2 ngedumel jaya di blog. Hhuhuu T_T

Pengen cepet2 taun baru.

Rabu, Oktober 29, 2008

liburan kadang bikin gila!!

Kebiasaan kalu libur, duduk manis di depan kompi , ngenet, ceting, blogwalking, sampe mata perih. Ngabisin beberapa gelas kopi, sampe2 malem begadang lagi. Kebiasaan laen, kalo libur 3 hari berarti mandi cuma sekali. Bukan sekali sehari, tapi sekali dalam 3 hari itu. Saya suka maen air, tapi saya gga suka mandi, MALES!!! Itu juga mandi karna terpaksa, nunggu si ibu marah2, sambil bawa gelas isi aer, buat disiram ke saya maksudnya. Sebernya itu gga mempan, soalnya saya bisa langsung ganti baju, tapi kadang ibu lebih harus puter otak, aer itu di pake kumur dulu, baru disembur ke saya, yang ini baru mempan sodara2. Saya baru ambil handuk, mandiii.. sambil cekakakan geli. Dasar, punya nyokap aneh!!

Libur?? Ngabisin waktu buat jalan2?? Saya hobi jalan2 tapi, apa daya, keadaan finansial kadang tak mendukung. Kalu lagi gga seret, brarti gga punya duit sama sekali. Duit mingguan diambang batas. Belom buat bensin, jajan sama kebutuhan kuliah laennya. Saya miskin banget kalu lagi gini.

Di rumah lagi.
Di rumah lagi..

Dan sodara2, saya ini anak pingitan. Gga boleh kemana2 kecuali acara penting dari kampus atau emang lagi disuruh belanja, anter-jemput, bayar ini-itu ato jalan2 sama orang kepercayaan ibu. Jalan keluarnya, saya sering cabut juga sama temen2 pas bukan hari libur. Bikin alesan pulang telat gara2 ada kuliah, padahal lagi ngayap kemana2. Yang ini udah jadi rahasia umum, ibu kayanya udah tau tapi suka pura2 gga tau. Sampe rumah paling beliua nyindir2, dan saya cuma bisa cengengesan sambil geleng2 meng-enggak-kan. Atau beliau suka berpesan.
"Ten, awas ya kamu, kalu pulang kuliah kelayapan, ibu gga suka"
nadanya ngancem, penuh wibawa, tapi, saya udah kebal. Acara ngayap pulang kuliah pun tetep saja berlangsung. ntenn, ntenn!!!

Liburan di rumah ajah?? Udah biasa cin. Makanya saya gga begitu suka libur. Kecuali pas liburan saya udah punya plan mau kemana ajah, ato liburan punya duit, itu pasti menyenangkan. hhahaa.