Rabu, Juni 26, 2013

Kopi Rindu

Ini denting kesepuluh
Cangkir kopi ketiga
Dalam satu rasa; Rindu...

Kuhirup kopi seperlunya.
Setelah harum kopiku, ada aromamu.
Syaraf-syarafku seperti dipelintir
Aku dibawa bergerak ke masa lalu.

Ada sumringah terpantul cantik di badan licin cangkir keramik putih
Juga kerling mata yang sejak tadi aku amati
Kaukah itu?

Hanya badan cangkir dengan pantulan wajahmu dan aku tak kuasa menoleh pada arah manapun itu.

Sedetik.. dua detik..

Oh, Tuhan..
Aku kenal betul rengkuhan ini
Dua tangan kuning langsat yang mengalir lembut di pundakku dan membentuk rengkuhan dari punggung ke dada.

Aku tak ingin membayangkan jika benar itu kau.

Hingga kunikmati saja wajahmu yang terpantul pada badan cangkir kopiku
Juga hangat sentuh rengkuh tanganmu
Lalu tak lama jua kau pergi.

Ternyata aku dalam mimpi.

Pasir Honje, 240513, 00:20

Tidak ada komentar: