Apakah semua yang palsu adalah buruk? Tas palsumu? sepatu palsumu? Apa pula yang kau sebut KW Super sekalipun, mereka tetap palsu. Mereka dibuat bukan di tempat resminya. Lalu apa kau akan berhenti memakainya? Justru kalian menikmati kepalsuan itu bukan? Barang bagus, harga oke. Murah meriah dan tetap bisa gaya. Kenapa tidak? Mungkin sebagian besar punya toko barang palsu langganan.
Ahh, saya tidak akan membicarakan benda-benda itu. Saya terlalu muak dengan apa yang mereka sebut fesyen. Entah palsu atau asli sekalipun. Hanya karena benda-benda itu memang tidak terlalu menarik bagi saya dan saya tak mau jadi budak mereka.
Apakah kepalsuan merupakan sebuah kemunafikan yang harus dibumihanguskan?
Tawa palsumu dan senyum palsumu yang sengaja kau patri meski dalam hati yang muram. Hanya sekedar mencoba mencerahkan hati-hati lain yang terlanjur dingin oleh banyak kejahatan di bumi ini. Apakah itu sebuah kesalahan?
Senyuman palsu dari seseorang yang sedang dingin hatinya. Apakah harus kau tolak karena kau tak mau menerima hal-hal yang bersebrangan dengan hatinya? Maka lepas segala santunmu dan ramahmu yang biasanya palsu. Hal itulah yang menjijikkan.
Saya tak pernah tau mana yang benar.
Ahh, saya tidak akan membicarakan benda-benda itu. Saya terlalu muak dengan apa yang mereka sebut fesyen. Entah palsu atau asli sekalipun. Hanya karena benda-benda itu memang tidak terlalu menarik bagi saya dan saya tak mau jadi budak mereka.
Apakah kepalsuan merupakan sebuah kemunafikan yang harus dibumihanguskan?
Tawa palsumu dan senyum palsumu yang sengaja kau patri meski dalam hati yang muram. Hanya sekedar mencoba mencerahkan hati-hati lain yang terlanjur dingin oleh banyak kejahatan di bumi ini. Apakah itu sebuah kesalahan?
Senyuman palsu dari seseorang yang sedang dingin hatinya. Apakah harus kau tolak karena kau tak mau menerima hal-hal yang bersebrangan dengan hatinya? Maka lepas segala santunmu dan ramahmu yang biasanya palsu. Hal itulah yang menjijikkan.
Saya tak pernah tau mana yang benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar