Empat puluh hari yang singkat, akhirnya berakhir juga. Mulai dari derai tawa, sampai air mata, pernah tumpah ruah disana. Belajar banyak hal lagi, bukan cuma sekedar menjalani program lalu pulang, tapi pulang dengan sejuta kenangan serta pelajaran untuk hidup yang lebih baik, mungkin.
Hawa KKN masih terasa sampai rumah, sepertinya berisik-berisik di rumah sangat berbeda dari berisiknya posko. Semua orang disana senang bercerita, tertawa dan berteriak. Semua orang senang bernyanyi :D
Dan di hari perpisahan, beberapa anak menangis, mereka sedih akan kami tinggal pergi, saya pun ikut sedih, tapi saya tidak bisa menangis, saya takut mereka semakin sedih. Mereka masih anak-anak.
Terimakasih atas cerita selama empat puluh hari yang berkesan, untuk Desti, Nia, Agus, Ade, Tri, Dika, Ramdhan, Sidiq, dan Dadan :D
1 komentar:
ah nteeeenn...baca ini bikin aku sedih...inget KKN yang ga akan mungkin terulang..ga akan bisa berkumpul dalam suasana serupa yang amat sangat nyaman..hawa yang berbeda,,kalo bangun tidur, tiap buka mata, berasa ada di posko :')
alhamdulillah banyak hal positif yang didapat...
Posting Komentar